time...hmmmph!
Kau menunggu ceruk langit itu mulai merapat
membentuk suatu dataran rata terbentang.
Sambil menengadah kau berujar "mengapa tak jua tumbuh bulu-bulu sayap di punggungku?, agar aku dapat terbang masuk kedalam pusaran langit itu" ujarnya mengeluh...
aku akan mencari jiwa yang hilang duaribu tahun lalu.
tak terasa waktu berlalu dan aku masih terpaku ujarnya.
tetapi sekaranglah saatnya dimana rajah tangan sudah memudar...
dunia akan lalu pada sebuah pagi.mungkin sedetik kemudian,atau seabad lagi.
"waktu serupa tukang roti" ujarmu.teriakannya menggema di ujung gang.
dunia akan lalu pada sebuah sore kiranya.
"aku mendengar sebuah ledakan,entah dimana" katamu, mungkin dalam jantungmu yang cemas menunggu.
dunia akan laju dan menjejaki malam. di laut yang menghubungkan tidur dan impianmu.
"aku ak akan memburunya" katamu. tetapi mungkin,ia masih menunggumu di ujung gang.
i wish it was u...
my dearest soul.
membentuk suatu dataran rata terbentang.
Sambil menengadah kau berujar "mengapa tak jua tumbuh bulu-bulu sayap di punggungku?, agar aku dapat terbang masuk kedalam pusaran langit itu" ujarnya mengeluh...
aku akan mencari jiwa yang hilang duaribu tahun lalu.
tak terasa waktu berlalu dan aku masih terpaku ujarnya.
tetapi sekaranglah saatnya dimana rajah tangan sudah memudar...
dunia akan lalu pada sebuah pagi.mungkin sedetik kemudian,atau seabad lagi.
"waktu serupa tukang roti" ujarmu.teriakannya menggema di ujung gang.
dunia akan lalu pada sebuah sore kiranya.
"aku mendengar sebuah ledakan,entah dimana" katamu, mungkin dalam jantungmu yang cemas menunggu.
dunia akan laju dan menjejaki malam. di laut yang menghubungkan tidur dan impianmu.
"aku ak akan memburunya" katamu. tetapi mungkin,ia masih menunggumu di ujung gang.
i wish it was u...
my dearest soul.


1 Comments:
kikikikk...
i know whom you meant!!
masihkah???
i think i didn't go wrong.
Post a Comment
<< Home